Posts

Showing posts from March, 2022

Pekerjaan Fulltime Pertama

Salah satu fase menjadi dewasa menurut ku adalah tentang mendapatkan pekerjaan juga tentang mandiri secara finansial. Saat itu hal yang terpikirkan adalah mencoba melamar pekerjaan sebanyak mungkin diberbagai perusahaan di area Jabodetabek. Memang, rasa idealis yang menjadi tolak ukur memilih pekerjaan kala itu. Bahwa yang terbaik adalah bekerja dibidang yang kita pahami, atau sesuai dengan latar belakang pendidikan. Kenyataan nya, pengalaman yang dimiliki tidak cukup membuat kita memenuhi ekspektasi perekrut. Mungkin bisa dibilang bahwa kemampuan yang dimiliki akan terlihat sia-sia tanpa bisa dibuktikan dengan adanya pengalaman. Seharusnya paling tidak skripsi yang kita ambil dulu harus relevan dengan pekerjaan yang ingin kita lamar. Mungkin semua ini terjadi karena kurang strategi, kurang persiapan, dan minim koneksi. Menjalin koneksi dengan banyak orang akan terasa jauh lebih penting ketika kita berada dalam kondisi buntu karena tak kunjung mendapatkan pekerjaan. Setelah berbagai ...

Katanya Berusaha

Image
              Apanya berusaha, kalau hanya untuk kegiatan sepele seperti mandi saja sangat berat untuk dilakukan. Apanya yang berusaha, kalau menunaikan kewajiban sholat saja kamu selalu menunda nya. Apanya berusaha, kalau kamu hanya sekedar sadar tapi tidak diwujudkan dalam aksi nyata. Apakah aku hanya sedang mengalami situasi malas seperti biasa, atau kah memang aku tidak punya ambisi apa-apa.         Aku hanya ingin hidup tenang, punya kegiatan yang jelas, bertemu dengan banyak orang, berteman baik dengan banyak orang, mempunyai gaji setiap bulannya, menerima bingkisan dari kantor setiap kali lebaran. Aku ingin pulang ke rumah dimana aku punya kamar sendiri untuk melepas lelah, aku ingin menikmati halaman rumah sambil minum secangkir teh, aku ingin tidur setelah bergulat dengan pekerjaan. Keinginan ku sederhana apa tidak bisa terwujudkan, apa tidak bisa aku merasa lebih baik lagi dari hari-hari sebelumnya.